PUISI PUDAR BHINNEKA TUNGGAL IKA



PUDAR BHINNEKA TUNGGAL IKA
Burung garuda telah mencengkram semua kenangan dimasa lalu
Haru biru perjuangan seakan terlupa oleh waktu yang terus berjalan
Ingatan akan pengorbanaan mulai terhapus oleh sikap saling tak peduli
Nyanyian para pemimpin telah berubah, bait perjuangan tak disorakkan, dan keadilan tak lagi ada
Negeri ini tak lagi aman karena semua tak lagi sama
Entah apa yang salah dengan ibu pertiwi, perbedaan kini tak punya tujuan
Kemana jiwa patriot itu, yang menjujung tinggi perbedaan namun tetap satu arah tujuan
Akankah sejarah tinggal kenangan, dan semboyan tinggallah kata
Tak ada dasar bhinneka tunggal ika dalam setiap lakonan
Untuk apa semua ini? ibu pertiwi kini menangis, kemana? Kemana?
Negeri yang dulu terkenal akan keramahan, kesoponan meski berbeda kebudayaan
Gotong royong kini digadai dengan sikap individual
Gelisah hati melihat negeriku ini yang mulai kehilangan jati diri
Aku takut, jikalau nanti tangisan terdengar dimana-mana, rasa kecewa, kesal, hingga kemarahanpun diteriakan
Lantas kemana lagi tempat untuk kita berlari?
Indonesia kini tak  lagi menjadi tempat yang nyaman seperti dahulu
Keadilan yang dicita-citakan kini tinggal sebuah harapan
Asa kini telah pudar

Komentar